Energi kinetik meningkat sebanyak pangkat dua kecepatan (E = ½m·v2). Ini berarti bahwa jika kecepatan suatu kendaraan meningkat dua kali, ia memiliki empat kali lebih banyak energi. Rem harus membuang empat kali lebih banyak energi untuk menghentikannya dan konsekuensinya, jarak yang dibutuhkan untuk pengereman juga empat kali lebih jauh.
Sistem rem dalam teknik otomotif adalah suatu sistem yang berfungsi untuk :
- Mengurangi kecepatan kendaraan.
- Menghentikan kendaraan yang sedang berjalan.
- Menjaga agar kendaraan tetap berhenti.
Komponen utama dalam sistem rem terdiri dari :
- Pedal rem atau tuas rem.
- Penguat (booster).
- Silinder master (master cylinder).
- Saluran pengereman atau kabel (lines).
sistem pengereman
Sumber : Wikipedia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar